Jul 13, 2023 01:41:23 pm
Manhajul Islam, S. Ak - BATS Consulting
Bank Mandiri menggelar
event bertemakan Mandiri ESG (Environment, Social and Governance)
Festival sebagai salah satu langkang dukungannya terhadap misi transisi menuju
Indonesia Net Zero Emission (NZE) 2060.
Festival ini dilaksanakan
secara hybrid sebagai realisasi komitmen dalam mencapai NZE Operasiona
2030, emisi pembiayaan 2060, dan memberdayakan digipreneurship dengan
mengedepankan prinsip ESG.
Dalam mengimplementasikan
prinsip-prinsip ESG, Bank Mandiri menerapkan tiga pilar utama.
Pertama, pilar sustainable
operation yang diimplementasikan dengan berbagai inisiatif dan produk yang
bersifat berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Bank Mandiri pun secara
resmi meluncurkan Digital
Carbon Tracking yang diakses melalui website esg.bankmandiri.co.id.
“Inisiatif ini menjadikan
Bank Mandiri sebagai bank pertama di Indonesia dengan penerapan Digital Carbon Tracking.
Dari jejak karbon secara digital ini juga kami memperkuat komitmen untuk terus
berupaya menurunkan emisi berbasis ESG yang sudah dilakukan sejak tahun 2019,”
ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Rabu (12/7).
Lewat kanal Digital Carbon Tracking ini,
seluruh stakeholder Bank
Mandiri dapat secara langsung memantau jejak karbon yang dihasilkan maupun
emisi yang berhasil dikurangi dari operasional Bank Mandiri pusat hingga ke
level cabang.
Perhitungan jejak karbon
operasional bank berpelat merah ini terbagi dalam tiga cakupan emisi,
yaitu Fuel (BBM,
solar genset, pendingin), Electricity (listrik)
dan Bizz Travel (perjalanan
dinas, logistik kertas, dan lainnya).
Digital Carbon Tracking
akan memudahkan stakeholder memantau secara real-time jumlah karbon yang
dihasilkan dan emisi yang berhasil dikurangi oleh Bank Mandiri secara
operasional.
Penerbitan sustainable
card yang diterbitkan merupakan salah satu upaya Bank Mandiri dalam
mengatasi sampah plastik yang menjadi salah satu masalah serius di
Indonesia.
Kedua, pilar Sustainable
Banking dengan fokus mengakselerasi Indonesia’s Green Economy melalui
pengembangan pembiayaan dan produk keuangan berkelanjutan. Bank Mandiri telah
menerbitkan Sustainability Bond 2021, Green Bond 2023, dan ESG Report.
"Penyaluran Green Loan
dan Sustainability Linked Loan, Peluncuran produk reksadana berbasis ESG oleh
Mandiri Investasi (Mandiri Group) dan dipasarkan pada Livin’ Investasi sejak
tahun 2021," tambahnya.
Untuk mendorong ekosistem
kendaraan rendah emisi, Bank Mandiri berkolaborasi dengan perusahaan anak,
Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance dalam menciptakan ekosistem
kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) melalui fitur EV di Livin’ Sukha
dan Promosi EV di Livin’ dan Kopra hingga Agustus 2023.
Pilar ketiga adalah
Sustainable Beyond Banking. Bank Mandiri berupaya membangun serta
menanamkan ESG awareness, baik untuk internal, nasabah, maupun seluruh
pemangku kepentingan.
"Mandiri ESG Festival
merupakan penyampaian komitmen, aksi, serta rencana Bank Mandiri dalam
menerapkan prinsip-prinsip ESG. Kegiatan ini melibatkan
ribuan peserta dari para pemangku kepentingan yang beragam, dari regulator,
dunia usaha, nasabah, hingga Mandirian," sambungnya.