Sharing Knowledge pada Workshop GHG Accounting: Mengupas Pentingnya GHG Accounting dalam Meningkatkan Keberlanjutan Perusahaan
Aug 08, 2024 02:41:32 pm
Manhajul Islam, S. Ak - BATS Consulting
Jakarta, 8 Agustus 2024 -
Brian Pramudita, CEO BATS Consulting dan Sekjen Asosiasi Ahli Emisi Karbon
Indonesia (ACEXI), memberikan kontribusi penting sebagai narasumber dalam acara
Workshop GHG Accounting: Advancing Corporate Sustainability and Competitive
Edge. Acara ini digelar di Grand Ballroom Hotel Kempinski Grand Indonesia
Jakarta, dan merupakan bagian dari event Sustainability Action for The Future
Economy (SAFE) yang diselenggarakan oleh Katadata.
Workshop ini dihadiri oleh
berbagai profesional dari berbagai sector. Dalam kesempatan ini, Brian
Pramudita membawakan tema GHG Accounting, menguraikan pentingnya penghitungan
emisi gas rumah kaca dalam upaya meningkatkan keberlanjutan perusahaan dan daya
saing mereka di pasar global.
Acara yang berlangsung
dipandu oleh Bapak Lastyo Kunto Aji, Ketua Umum ACEXI, yang bertindak sebagai
moderator. Kehadiran Bapak Lastyo Kunto Aji membantu memastikan jalannya
workshop berlangsung lancar dan interaktif. Para peserta mendapatkan banyak
wawasan berharga tentang bagaimana penerapan GHG Accounting dapat mendukung
inisiatif keberlanjutan perusahaan.
Brian Pramudita dalam
paparannya menekankan pentingnya transparansi dan akurasi dalam pelaporan
emisi, serta bagaimana hal tersebut dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi
perusahaan. "GHG Accounting bukan hanya tentang memenuhi regulasi, tetapi
juga tentang bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan operasional mereka untuk
lebih efisien dan bertanggung jawab secara lingkungan," ujar Brian
Pramudita.
Event SAFE oleh Katadata
ini menjadi platform penting bagi para profesional untuk saling bertukar
informasi dan pengalaman terkait keberlanjutan. Acara ini juga menunjukkan
komitmen Katadata dalam mendorong aksi nyata untuk masa depan ekonomi yang
lebih berkelanjutan.
Workshop GHG
Accounting: Advancing Corporate Sustainability and Competitive Edge ini
diharapkan dapat menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk
lebih serius dalam mengelola emisi gas rumah kaca mereka, serta meningkatkan
praktik keberlanjutan yang dapat membawa dampak positif bagi lingkungan dan
bisnis mereka.
Share to: