Oct 03, 2023 10:24:45 am
Manhajul Islam, S. Ak - BATS Consulting
Indonesia Kembali memproleh
kucuran dana hibah sebesar 27,2 juta poundsterling atau setara Rp 512 miliar
dari Pemerintah Inggris untuk Pembangunan Rendah Karbon di Indonesia.
Dana hibah ini resmi dengan
ditandatanganinya kesepakatan dalam gelaran Technical Agreement Hibah Low
Carbon Development Initiative (LCDI) Programme Antara Pemerintah Indonesia
& Pemerintah Inggris, Senin (2/10/2023).
Ini merupakan dukungan
resmi Pemerintah Inggris atas Low Carbon Development Initiative (LCDI) Phase 2
yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan
Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Dalam acara tersebut
Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik, Anne-Marie Trevelyan, menyatakan dana hibah
LCDI tahap kedua ini merupakan wujud dukungan Pembangunan Rendah Karbon
Indonesia dan penguatan kolaborasi UK-Indonesia di sektor transisi hijau,
pertumbuhan rendah karbon, ekonomi hijau, dan komitmen Inggris untuk
sentralitas ASEAN.
"Kami mendukung Low
Carbon Development Initiative untuk menambahkan dukungan kami pada transisi
hijau Indonesia dan sektor lainnya," ungkap Trevelyan dikutip Selasa
(03/10/2023).
Menurutnya, perekonomian
maupun inovasi Indonesia yang berkembang pesat memberikan peluang yang lebih
besar bagi kedua negara untuk bekerja sama, mulai dari perdagangan dan
investasi hingga kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Inisiatif Pembangunan
Rendah Karbon akan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terus
berkelanjutan dan memiliki ketahanan terhadap dampak perubahan iklim serta
memberikan manfaat bagi masyarakat di Inggris, Indonesia, dan seluruh
Indo-Pasifik,” sambung Trevelyan.
Dukungan tahap pertama
Inggris untuk LCDI Indonesia diluncurkan pada 2017. Sejak itu, target-target
iklim kian diseriusi dalam perencanaan pembangunan Indonesia.
Pendanaan baru Inggris Raya
untuk Indonesia di LCDI Phase 2 senilai £27,2 akan dialokasikan untuk mendukung
pembangunan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan lewat pelatihan, peningkatan
kapabilitas, pengembangan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan, dan uji coba
teknologi rendah karbon yang inovatif.
Menteri PPN/Kepala
Bapennas, Suharso Monoarfa, menerangkan, Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon (LCDI)
merupakan kebijakan utama pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi,
mendorong pertumbuhan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
"Ini adalah rencana
kerja pemerintah, salah satu targetnya adalah penurunan emisi gas rumah kaca.
Pencapaiannya salah satu yang terbaik selama periode 2019-2024. Kita juga
apresiasi Pemerintah Inggris yang menempatkan target pencapaian Net-Zero
Emission 2050," tutur Suharso.