|
DETAILS

Konsolidasi Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai


Susunan dalam Satu Naskah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021


BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK

Pasal 9A (UU No. 7 Tahun 2021)

(1) Pengusaha Kena Pajak yang:
a. mempunyai peredaran usaha dalam 1 (satu) tahun buku tidak melebihi jumlah tertentu;
b. melakukan kegiatan usaha tertentu; dan/atau
c. melakukan penyerahan Barang Kena Pajak tertentu dan/atau Jasa Kena Pajak tertentu,
dapat memungut dan menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai yang terutang atas penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak dengan besaran tertentu.
(2) Pajak Masukan atas perolehan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak, impor Barang Kena Pajak, serta pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dan/atau pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam Daerah Pabean, yang berhubungan dengan penyerahan oleh Pengusaha Kena Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat dikreditkan.

BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK

Pasal 9A (UU No. 7 Tahun 2021)

Penjelasan Pasal 9A

Ayat (1)

Dalam rangka memberikan kemudahan dan penyederhanaan administrasi perpajakan serta rasa keadilan, Menteri Keuangan dapat menentukan besarnya Pajak Pertambahan Nilai yang dipungut dan disetor oleh:
a. Pengusaha Kena Pajak yang peredaran usahanya dalam 1 (satu) tahun buku tidak melebihi jumlah tertentu;
b. Pengusaha Kena Pajak yang melakukan kegiatan usaha tertentu antara lain yang:
1. mengalami kesulitan dalam mengadministrasikan Pajak Masukan ;
2. melakukan transaksi melalui pihak ketiga, baik penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak maupun pembayarannya; atau
3. memiliki kompleksitas proses bisnis sehingga pengenaan Pajak Pertambahan Nilai tidak memungkinkan dilakukan dengan mekanisme normal, dan/atau
c. Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak tertentu dan/atau Jasa Kena Pajak tertentu. Yang dimaksud dengan "Barang Kena Pajak tertentu dan/atau Jasa Kena Pajak tertentu" merupakan:
1. Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai dalam rangka perluasan basis pajak; dan
2. Barang Kena Pajak yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Ayat (2)

Cukup jelas.
DETAILS

Consolidation of the Value Added Tax Act


Composition in one manuscript of the Law of the Republic of Indonesia Number 8 of 1983 concerning the Value Added Tax of Goods and Services and Sales Tax on Luxury Goods as Last Amended by the Law of the Republic of Indonesia Number 7 of 2021


CHAPTER IV TAX RATES AND HOW TO CALCULATE TAX< /h4>

Article 9A (Law No. 7 of 2021)


(1) Entrepreneur Taxable:
a. has circulation of business in 1 (one) fiscal year does not exceed the amount certain;
b. commit certain business activities; and/or
c. commit delivery of certain Taxable Goods and/or certain Taxable Services,
may collect and deposit Added Tax Value payable on delivery of Taxable Goods and/or Services Taxable with a certain amount.
(2) Tax Input on the acquisition of Taxable Goods and/or Taxable Services, import of Taxable Goods, and utilization Intangible Taxable Goods and/or utilization of Taxable Services from outside the Customs Area within the Customs Area, related to submission by the Taxable Entrepreneur as referred to in paragraph (1) cannot be credited.

CHAPTER IV TAX RATES AND HOW TO CALCULATE TAX< /

Article 9A (Law No. 7 of 2021)

Explanation Article 9A

Paragraph (1)

In order to provide convenience and simplification of administration taxation and a sense of justice, the Minister of Finance can determine the amount of Value Added Tax collected and paid by:
a. Taxable Entrepreneurs who circulation of business in 1 (one) fiscal year does not exceed the amount certain;
b. Taxable Entrepreneurs who carry out certain business activities, among others:
1. having trouble administering Input Tax;
2. do transactions through third party, fine delivery of Taxable Goods and/or Taxable Services as well as the payment; or
3. has process complexity business so that the imposition of Value Added Tax is not possible done with the normal mechanism, and/or
c. Taxable Entrepreneurs who make a submission Certain Taxable Goods and/or certain Taxable Services. Which what is meant by "certain Taxable Goods and/or Taxable Services certain" is:
1. Taxable Goods and/or Services Taxable subject to Value Added Tax in the context of expansion tax base; and
2. Taxable Goods needed by many people.

Paragraph (2)

Self-explanatory.